just another trash of my head, based on what I see and feel about…

Just Complicated

Bohong itu dosa?
Ya… saya tahu itu, tapi jika terpaksa? mungkin saya tahu juga akan tetap dosa. Entahlah, saya tidak suka atau mungkin sulit mengatakan apa yang sebenarnya terjadi. Ini tentang bagaimana saya menjalani kuliah saya selama ini, seringkali saya mengatakan bahwa saya telah pindah dari kampus lama dan telah memulai hal baru di kampus baru, faktanya semua itu belum terjadi. Yak, sejujurnya saya masih kuliah di tempat awal saya kuliah. Universitas “teeeet” di daerah Kuningan, Jakarta Selatan.

Tapi, sepertinya semua itu akan benar-benar terwujud dalam waktu dekat. Semester genap depan saya akan pindah, untuk kali ini benar adanya. Saya akan mengakhiri beasiswa saya di kampus lama dan mulai membiayai perkuliahan sendiri pada bulan Juli mendatang. Yak, saya sudah mendaftarkan diri di kampus baru.

Alasan kepindahan?
Sudah saya jelaskan ke beberapa teman dekat, juga melalui blog lama atau pun facebook. Jadi mungkin tak perlu saya ulas kembali di sini, toh mungkin teman-teman tidak akan peduli. Setelah saya fikir-fikir, ternyata alasan paling kuat justru masalah status “beasiswa” nya itu. Memang saya jadi terlihat hebat dengan tetap mempertahankan IPK di atas 3.5, tapi pernah kah kalian melihat berita tentang seorang remaja yang bunuh diri karena putus asa menjalani apa yang tidak dia suka?. Jika pernah, yah sama… saya juga pernah. Lalu? Yah… saya ngga akan bunuh diri juga kali :p, takut juga lagian masih banyak dosa.

Saya fikir saya telah menjadi orang lain dengan belajar diarahkan oleh orang lain untuk begini dan begitu, memang saya tahu itu baik, tapi bisakah normal saja?. Berat harus menghadapi tuntutan perkuliahan, mengingat saya tidak termasuk katagori pelajar pintar. Saya ingin melakukan kesalahan, yak biar nilai keliatan variatif ada C nya begitu, belajar juga bisa santai tapi saya mengerti apa yang sedang saya pelajari dan bisa membayangkan manfaatnya ke depan. Seperti seorang robot yang sedang diarahkan oleh operatornya agar bisa bekerja dengan baik.

Dasar bodoh! biarkan saja, yang penting saya sudah daftar kuliah di tempat baru, atas biaya sendiri. Alhamdulillah, saya lebih bahagia menjalani kuliah begitu, semoga tempat baru nanti bisa membawa perubahan baik. Saat ini saya masih harus menjalani semester terakhir di kampus lama, tetap seperti biasanya, pagi sampai siang dan sore bekerja.

Dear teman-teman yang pernah baca soal kasus ini di blog lama atau dimana pun, mohon maaf merasa telah dibohongi. Tak ada niat, toh saya akan dan mungkin telah mewujudkan itu menjadi kenyataan. Tidak ada kebanggaan sama sekali belajar di kampus lama, biasa saja, bagus tapi yah memang saya tidak menemukan apa yang saya cari. Kebahagiaan menjadi biasa. Apakah saya kalah? kelihatannya begitu, tapi logika saya mengatakan saya telah menang.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: