just another trash of my head, based on what I see and feel about…

Surat Untuk Biru

inspirasi, kemana saja kau? kau buat aku masih betah menunggu, diam tanpa berbuat sesuatu. tapi tidak satu, aku rindu biru.

teman-teman ku bertanya “apa sih biru itu?”, ku jawab dengan bangga “biru itu masa lalu, kala kita berseragam biru”.

kata biru “kabar ku baik, aku juga merindukanmu, merindukan kita kala berseragam biru”. seperti biasa, aku balik bertanya, “berarti kau ingat semua, biru?”. kau biru, mengangguk sebagai pertanda “Ya”, sejenak kemudian ada udara hangat berputar kencang, hampa di rongga dada. sesak, seperti sulit bernafas, tapi aku senang biru.

tapi biru, aku berfikir satu hal di antara kita, ada kah peluang berjumpa kembali denganmu?. ku ingat terakhir kali, kau sudah pada jarak terjauh, tak tersentuh. kau biru, di luar benua ku.

jika benua mu Australia, itu dekat, aku tahu itu biru. aku bisa saja menyusulmu, tapi kau juga tahu bahwa itu bukan tujuanku. bisakah kau kembali?

lagi, aku menertawakan kebodohanku, mempertahankan kita, mempertahankan kau biru, duniamu yang baru tentu lebih menarik untuk kau selami. melebihi aku.

sebetulnya, tak ada yang berubah dari duniaku, duniaku begini. aku ingat kau tak suka ku kenalkan pada duniaku. maka teman-teman berkata aku tak asik karena keluar dari duniaku, semua karena kau biru. aku tersenyum saja.

aku sadar ada sekian banyak warna, tapi aku pilih kau, biru. sungguh aku merindumu, pulang dan duduk di bawah pasir pantai berdampingan, bermain air dan roda karet yang kita janjikan, seperti dulu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: