just another trash of my head, based on what I see and feel about…

Ini bukanlah jika, ini tentang saya. Saya adalah seorang CEO dari Bakrie Group (dalam blog) yang harus bisa dan serius bagaimana menangani sebuah perusahaan besar yang maju diberbagai aspek kehidupan masyarakat. Blog ini bukanlah mimpi, namun saya adalah wujud nyata seorang CEO yang harus bisa menjalani dan mengembangkan perusahaan yang saya pimpin.

Mendengar nama Bakrie tidak bisa dipungkiri bahwa nama tersebut tentu memiliki magnet yang mengerucut pada satu individu, seorang pengusaha sukses yang disebut-sebut pernah menduduki ranking teratas sebagai orang terkaya di negeri ini. Bapak Aburizal Bakrie.

Perjalanan Bapak Aburizal yang sebelumnya didahului oleh ayahanda beliau sendiri, Bapak Achmad Bakrie tidaklah terlihat mudah seperti menurut sebagian orang saat ini. Menurut sumber yang saya baca langsung dari blog pribadi Bapak Aburizal, terlihat betapa gigih dan keras perjuangan Bapak Achmad Bakrie dalam mendidik anak-anaknya untuk bermental kuat, apalagi sebagai seorang pengusaha. Bapak Achmad Bakrie tak tanggung-tanggung dalam mendidik anak, termasuk “menertawakan” kegagalan bisnis yang dialami Bapak Aburizal pada saat itu. Selengkapnya tentang kegigihan Bapak Achmad Bakrie tersebut bisa di download cuma-cuma di blog Bapak Aburizal.

Kini, Bakrie Group sudah memasuki tahun ke 70 dalam perjalanannya. Sebuah usia yang bisa dibilang tak muda lagi, sebuah usia yang juga menjadi barometer betapa kuatnya Bakrie Group berdiri selama ini. Lalu, bagaimana saya sebagai seorang CEO untuk bisa bekerja lebih baik lagi membawa Bakrie Group di masa mendatang?

1. Strengths
Seperti yang telah saya katakan sebelumnya, 70 tahun bukanlah waktu yang sebentar untuk merintis usaha dan kemudian melebarkannya ke beberapa sektor usaha lain yang menjadi satu group. Bakrie Group sebagai group yang besar, tentu memiliki itu, sesuatu yang saya sebut dengan kekuatan / strengths.

Adapun kekuatan yang saya maksud adalah, betapa dekatnya bidang usaha Group Bakrie dengan kebutuhan masyarakat pada saat ini. Seperti sektor telekomunikasi, pertanian dan perkebunan, infrastruktur, migas, pendidikan dan lain sebagainya. Kesemua sektor usaha tersebut bisa dengan mudah bertigrasi dengan masyarakat.

Selain itu, sesama Group Bakrie sendiri bisa saling support untuk memanfaatkan jasa satu sama lainnya, seperti sebuah lingkaran utuh yang tak terputus, roda ekonomi akan terus berputar tanpa harus mengalirkan dana keluar. Sebagai contoh, bilamana Bakrie Brothers atau Bumi Resources membutuhkan karyawan yang kompeten, saya akan lakukan seleksi ketat lulusan Universitas Bakrie untuk dipekerjakan dan menduduki posisi tertentu di Bakrie Group, selanjutnya jika diantaranya membutuhkan sarana telekomunikasi, saya akan gunakan produk Bakrie Telekom sebagai penunjang. Tentu infrastruktur yang baik juga didukung oleh Bakrie Land.

Ini bukanlah monopoli, tapi ini adalah strategi berbisnis tanpa harus mengalirkan dana yang besar keluar dari lingkaran yang saya umpamakan tadi. Jelaskan pada masyarakat tentang bagaimana sebuah usaha itu bisa bertahan lama dan tentu menghasilkan keuntungan yang baik. Bakrie Group memiliki TV One, ANTV dan Vivanews untuk melakukan itu dengan baik.

2. Weaknessess
Tidak bisa dipungkiri bahwa setiap ada kelebihan atau kekuatan, tentu akan ada celah dimana kelemahan terlihat. Ini tergantung seberapa detail seorang CEO melihatnya, dan menjawabnya sebagai tantangan di masa mendatang.

Kelemahan pada dasarnya bisa dijadikan masukan positif, umpan balik atau respon dari kepuasan masyarakat selama menggunakan produk Bakrie Group. Dengan melihat sisi positif itu, kelemahan bisa kita arahkan menjadi hal positif pula.

Judgement masyarakat mengenai pencalonan Bapak Aburizal sebagai calon presiden pada pemilu tahun 2014 mendatang, bisa saja dijadikan alat sebagai “bom” untuk meledakkan Bakrie Group. Lihat sisi positifnya, ajarkan kepada masyarakat untuk bisa melihat sosok Pengusaha gigih yang bisa mencapai kesuksesan. Kampanyekan bahwa setiap manusia bisa mencapai titik dimana Bapak Aburizal berada, asalkan tetap gigih dan giat berusaha. Jelaskan dengan baik.

Selain itu, kelemahan lain yang mungkin bisa jadi penghalang adalah pengaruh harga komoditi dunia, pada dasarnya setiap perusahaan yang sudah berintegrasi dengan pasar dunia haruslah siap dengan hal itu, termasuk Bakrie Group. Semisal harga minyak dan gas yang sangat dipengaruhi oleh negara-negara tertentu, dengan itu saya akan mencoba untuk mencari pasar-pasar baru dimana pengaruh negara tersebut tidak terlalu besar.

Saya pernah mendengar tentang keluhan harga sebuah apartement hasil pengembangan Bakrieland sangatlah mahal dan tidak terjangkau. Lagi-lagi, saya menemukan ladang baru dimana segmen pasar dan daya beli masyarakat akan saya sesuaikan kemudian.

3. Opportunities
Melihat masa depan bisnis sangatlah menarik bagi saya sebagai seorang CEO, dimana keputusan saat ini bisa sangat berpengaruh di masa mendatang. Tidak seperti cenayang yang mengandalkan khayalan dan imajinasi, melihat masa depan bisnis adalah sebuah prediksi dengan perhitungan yang harus tepat dan matang.

Melihat kebutuhan masyarakat saat ini yang mobilitas nya sangat tinggi, kebutuhan akses sesuatu yang juga harus cepat. Saya melihat bahwa masyarakat dewasa kini sangatlah dinamis, banyak melakukan perjalanan jauh dalam jangka waktu yang relatif berdekatan waktunya. Bukankah membangun infrastuktur seperti jalan tol, terminal dengan armada angkutan milik Bakrie Group sendiri atau saya bisa saja membangun bandara, bisa menunjang semua itu?.

Sementara di sektor telekomunikasi, kini era data telah datang dimana kebutuhan akan akses data dan internet sangat tinggi. Keputusan Bakrie Group untuk mengakuisisi perusahaan yang bergerak di bidang data dan internet service, Rekajasa Akses pada tahun 2011 lalu, sangatlah tepat. Bakrie Group sangat jelas bisa menangkap peluang ini dengan baik, bisnis data memang sangat menjanjikan di masa depan.

4. Threats
Ancaman / Threats saya bedakan menjadi dua dalam hal ini, yang pertama datang dari internal perusahaan dan yang kedua datang dari eksternal perusahaan. Kedua ancaman tersebut sangat penting untuk saya perhatikan, dimana keduanya memang saling terhubung.

Ancaman yang datang dari luar dan paling terlihat tentu saja harga-harga barang di dalam negeri maupun luar negeri, dengan meningkatnya harga-harga barang, bisa saja daya beli masyarakat juga akan menurun. Untuk itu, saya akan coba tetap berkoordinasi dengan pemerintah agar kenaikan harga-harga barang bisa diminimalisir.

Selain itu, menyesuaikan kualitas barang yang dihasilkan dengan nilai harga bahan baku tertentu juga akan saya perhatikan. Tidak asal menurunkan kualitas karena harga bahan baku naik, di sini saya akan tetap mempertahankan kualitas dengan mungkin sedikit pengurangan netto produk pada aspek tertentu.

Ancaman yang datang dari dalam, semisal karyawan yang kurang puas dengan sallary yang mereka dapatkan. Dengan ini, secara berkala saya akan melakukan uji kelayakan harga-harga kebutuhan pokok dengan gaji minimum yang sudah ditetapkan pemerintah.

Dilain hal, kinerja perusahaan yang menurun atau selalu mendapatkan komplain masyarakat, juga akan saya perhatikan. Karyawan Bakrie Group harus tetap terampil, terlatih dan yang terpenting adalah memuaskan pelanggan. Cara saya untuk tetap menjaga hal tersebut, adalah dengan melakukan training rutin bagi seluruh karyawan Bakrie Group. Dengan begitu, skill dan integritas karyawan akan semakin tinggi.

Nah, itu lah cara saya dalam mempertahankan dan mengembangkan Bakrie Group sebagai kelompok usaha yang besar, saya adalah CEO, bukanlah jika πŸ˜€ (Dalam blog ini). 70 Tahun bukanlah perjalanan yang singkat, di tangan saya, 70 tahun berikutnya harus dan pasti ada. Selamat ulang tahun Bakrie Group, semoga sukses selalu dan semakin jaya! :). #70tahunBakrieGroup.

Advertisements

Comments on: "(Jika) Saya Adalah CEO Bakrie Group" (16)

  1. keren Bro, :thumb up

  2. analisis SWOT ya πŸ˜€

  3. In my humble opinion nih mas Izar, yang terpenting tetap leadership skill, dimana seorang leader harus mampu menggabungkan knowledge, experience dan intiusi. Knowledge mengenai kondisi perusahaan dan kompetisi di market (SWOT merupakan salah satu pendekatannya), experience dalam people management dan intuisi untuk mengambil keputusan dan men-drive perubahan-perubahan dari kebijakan yang diputuskan management tersebut.

    Good luck untuk kontesnya! Jangan lupa sama saya ya klo nanti jadi CEO πŸ™‚

    • Ampuni aku mamih, komen nya bagus, bermanfaat untuk saya pribadi dalam pengembangan tulisan selanjutnya :D.

      Wish me luck mami ichaaaa :).

  4. good luck Bro!!!!

  5. nodzell said:

    its cool, two thumbs up… keep spirit brother…

  6. anna tirta said:

    Mudah mudahan menang iaa zar kontesnya,, soalnya hari gini kalo bicara tentang leadership itu rada rada miring sebelah nih otak kita…memang harus diwujudkan dengan aksi bukan hanya sekedar ucapan/janji… πŸ™‚

    Inget ya zar,,
    Kalo jd CEO nanti beli batik nya harus dibutik gw..soalnya bpk sama mba aninditha beli nya jg ditempat gue hheeehee πŸ˜€

    • Aamiin…
      Semoga bisa nanti beli batik di butik mu itu Na.
      Saat ini masih ngga sanggup beli batik yg juta-jutaan :D.

      #Eeehhh, ini koq malah bahas batik :p.

      Terima kasih komentarnya, Leadership! Sip!

  7. Anak Bakrie nih. πŸ˜€
    Sip2.

  8. pravita said:

    your writing is good πŸ™‚ , make a changes zar , i have no idea for it hhhee ..

  9. nice kak Izaar….
    analisis SWOT dipelajaran Kewirausahaan kelas 2.

    kayanya masih ada yg kurang deehh… program CSRnya dong di banyakin.
    semakin banyak memberi, semakin banyak pula yg kita dapat.
    semakin banyak membantu orang-orang disekitaran, insya Allah perusahaanya berkah… karena di do’ain mulu sama orang susah.
    Allah kan dekat sama orang yg susah πŸ™‚

    keep on fire kak ! πŸ˜€

    • Good point, Echy. CSR. Tapi, saya sudah bahas itu bukannya, dalam konteks “Usaha kelompok Bakrie yang dekat dengan masyarakat”. Hehehe…

      Umm… Btw, di sini tema nya memang Analisis SWOT nya sih yang diutamakan, jadi memang mengedepankan itu.

      Thanks anyway masukannya, ke depan akan saya perbaiki, maklum masih blogger amatiran :D.

  10. Analisis SWOT… Seperti sedang mendengarkan seorang dosen yang mengajar πŸ™‚
    Very good… Well done

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: