just another trash of my head, based on what I see and feel about…

Cemas Menunggu Pagi

Sejak, entah kapan cerita dimulai.
Aku tidak benar-benar tahu, dia sudah tertambat di dalam.
Di titik kecil paling dalam hati, ada cahaya kecil tapi kuat.
Bercahaya terang, tak terganti, tak terjelaskan.

Tiap malam datang, aku cemas ketika menyadari bumi berputar.
Sedikit cemas menunggu pagi.
Cemas ketika cahaya lain datang, kemudian menerangi hari.
Cemas ketika cahaya kecil di malam hari menghilang.

Malam adalah keindahan, sudah lama aku tahu.
Malam juga pusat cerita, selama aku hidup.
Lagi, sedikit cemas menunggu pagi.
Entah cahaya kecil itu akan bertahan atau tidak.

Tambatan di dalam hati, untuk cahaya kecil.
Sudah ku jaga dia sebaik mungkin agar tak pernah padam.
730 hari lebih, walau tak sepenuhnya ku sadari sejak itu.
Aku tak punya alasan, satu pun, tak terjelaskan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: